Karya indah Kanjeng Sunan Kalijaga

Diposting oleh PRANATA pada 09:41, 24-Sep-13

Di: Mp3 Religi

Makna yang terkandung dalam lagu Lir Ilir, Karya Seni nan Indah Kiyai Kanjeng Sunan Kalijaga
Lir Ilir

Lir ilir, lir ilir, tandure wus sumilir (bangkitlah, bangkitlah, tanaman tlah bersemi) Ta ijo royo royo, Ta senggoh temanten anyar (Bagaikan warna hijau yang menyejukkan, bagaikan sepasang penganten baru)

Bocah angon, bocah angon penekno blimbing kuwi... (Wahai anak gembala, panjatlah pohon belimbing itu) Lunyu lunyu penekno, kanggo mbasuh dodot iro (Biarpun licin tetaplah memanjatnya, untuk membasuh pakaianmu yang kotor itu)

Dodot iro dodot iro kumitir bedah ing pinggir (Pakaian-pakaianmu itu telah rusak dan sobek) Dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore (Jahitlah, perbaikilah untuk bekalan nanti sore)

Mumpung padang rembulane (Selagi rembulan masih purnama) Mumpung jembar kalangane (Selagi tempat masih luas dan lapang)

Yo surak o surak hiyo (Bersoraklah dengan penuh rasa syukur)


Karya indah Kanjeng Sunan ini tak hanya nyaman di telinga, namun juga mengandung makna filsafat yang tinggi juga merupakan petuah-petuah guru bagi sang murid untuk menuntut menuju jalan Alloh SWT. Saya mencoba menuliskan makna dari lagu Kanjeng Sunan di atas, untuk pelajaran bagi diri saya sendiri, mohon di perbaiki, bila salah. Bagi yang memiliki pengertian yang lebih tinggi dan lebih dalam, mohon di tambahkan di komentar nya. Sebelum dan sesudahnya saya menghaturkan terima kasih. Semoga Alloh merahmati kita semua. Amiin...

Bismillah ArRohman ArRohim

Seruan untuk bangkit adalah seruan kepada sang salik untuk berdiri, bergegas menuju Jalan Alloh. Tanaman tlah bersemi melambangkan kerinduan untuk berjumpa dengan Alloh Yang Maha Besar dan Maha Suci telah tertanam di dalam hati. Bila kerinduan tlah mendalam dan memuncak dalam hati sang penuntut, maka indahnya bak penganten baru yang saling merindukan dan mencintai sang kekasih,kebahagiaan itu akan menjadi sempurna bila telah berjumpa dan bersatu dengan sang kekasih.

Anak gembala bermakna diri sang salik/penuntut ilmu di jalan Alloh/ murid yang sedang mengembala nafsu2nya demi mengharap Keridhoan Alloh SWT. Pohon belimbing bermakna...Jalan menuntut kepada Alloh SWT, jalan yang licin,gampang2 susah untuk di tempuh...Tetap bersabar di jalan Alloh,agar mencapai kebahagiaan sempurna dunia akhirat. La hawla wa la quwatta Illah Billahil 'aliyil 'azim.... Pakaian disini berarti iman kita yang kotor,yang telah rusak dan sobek di karenakan dosa-dosa yang telah mengotori diri kita,membuat iman menjadi lusuh dan sobek akibat tajamnya kotoran dosa kita... dan bila telah sampai kembali kepada Sang Pemilik, maka pakaian itu akan di basuh dengan samudera Kesucian Alloh SWT atas Kemuliaan Alloh SWT itu sendiri.

Maka, sudah selayaknya, baju yang kotor dan telah sobek itu di cuci dan di jahit dengan perbaikan iman dan memperbanyak istighfar kepada Alloh. Agar kita mempunya bekal ibadah semasa di ladang bumi yang fana dan sementara ini.hingga, di saat diri tlah di panggil untuk kembali, tlah mempunyai bekal di alam yang kekal. alam sebenarnya,tiada akhir.kembali kepada yang Maha Akhir Yang Tiada Berakhir....

Padang rembulane adalah akal yang masih sehat, dan telah dapat menerima ilmu-ilmu yang tidak dapat masuk ke dalam hati yang akalnya masih rendah seperti anak-anak ataupun orang tua yang sudah pikun.. Jembar kalangane yang berarti...mumpung hayat masih di kandung badan, maka masih berkesempatan menuntut ilmu kepada Alloh SWT..dan badan masih sehat...karena, bila badan tak sehat dan hayat tlah tak dikandung badan, maka semua tlah terlambat untuk di jalani. Mumpung masih berakal,masih sehat dan masih hidup, maka di sinilah tempat dan waktunya untuk menuntut ilmu menuju jalan kepada Alloh SWT..

Dan sampai akhirnya pada Tujuan Akhir yaitu Alloh itu sendiri, sudah sepantasnya bila kita mengadakan pesta bersorak sorai bersyukur kepada Alloh, atas KeMaha Muliaan Nya dan Kasih Sayang-Nya sehingga diri ini mendapatkan kesempatan untuk mempelajari ilmu yang maha mulia ini untuk sampai Kepada-Nya dan berjumpa dan memandang wajah -Nya Yang Maha Suci dan Maha Besar yang kita sendiri tak kan mampu melainkan atas Pertolongan Alloh jua....

Semoga sodara-sodara mengerti akan maksud dari makna yang saya tulis di atas. dan semoga kita semua yang membaca mendapat limpahan rahmat dan berkah, serta kasih sayang dan pertolongan dari Alloh SWT. Amiin......

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

Komentar terbaru dinonaktifkan pada posting ini.